16346 

Rublik Ramadhan hari Rabu, 26 Juli 2012 (Lihat Jawapos Radar Kudus)

JANGAN BERHENTI UNTUK BERDOA DI BULAN RAMADHAN
Oleh : Ahmad Supriyadi, S.Ag. M.Hum


Doa di bulan Ramadlan sangat dianjurkan, karena pasti akan dikabulkan oleh Alloh. Atas dasar itulah semua umat Islam selalu berdoa, misalnya meminta rezeki, minta kekuatan beribadah, minta bisa melaksanakan haji dan lain sebagainya. Semua doa itu akan dikabulkan oleh Alloh, tapi ada juga orang yang bertanya kepada ustadz: “wahai ustadz saya sudah puasa, shalat lima waktu, shalat tarawih dan tadarus al-Qur’an secara terus menerus, tapi kenapa doa saya belum lekas dikabulkan”?

Ustadz menjawab: “ketahuilah, Alloh pasti akan mengabulkan doamu. Alloh dalam mengabulkan doa itu ada  tiga bentuk:

Pertama: doa itu langsung dikabulkan oleh Alloh SWT. Ini biasanya doa orang yang teraniaya atau doa ibu terhadap anaknya, tapi ketahui bahwa ia belum tentu orang yang disayang oleh Alloh. Alloh mengabulkan permohonan itu karena sifatnya yang rahman dan rahim.

Kedua : doa itu dikabulkan sebagian dari permohonan yang diminta kepada Alloh SWT. Bila kita mengalami yang seperti ini, kita jangan berpikir bahwa Alloh itu pelit atau tidak mengabulkan permohonan doa kita. Ketahuilah Alloh yang maha tahu atas kebaikan diri kita, bila permohonan kita dikabulkan setengah atau kurang dari itu, berarti pemberian Alloh yang sedikit itu nilainya lebih banyak atau lebih tinggi dibanding apa yang kita minta, bahkan berlipat-lipat nilainya dari semua yang kita minta. Ketahuilah jangan lihat kecilnya pemberian, tapi lihatlah siapa yang memberi yaitu Alloh yang maha kuasa dan lihatlah nilai dari pemberian itu. Bila kita orang yang beriman dan cinta kepada Alloh, kemudian diberi oleh Alloh, maka nikmatnya luar biasa atas pemberian itu.

Ketiga : doa itu di tunda oleh Alloh,yakni dikabulkan di hari atau minggu depan, atau dikabulkan di bulan atau tahun depan. Bila kita mengalami hal ini, jangan juga kita merasa Alloh tidak sayang kepada kita. Tapi ketahui bahwa karena Alloh maha tahu atas kebaikan diri kita, maka beliau memberi di waktu dan saat yang tepat bagi diri kita. Atau bisa jadi karena sayangnya Alloh kepada kita sehingga bisa jadi kalau diberi saat yang tidak tepat akan membuat madharat dan mafsadah bagi kita sehingga kita lupa kepada Alloh SWT.

Keempat : doa itu tidak dikabulkan di dunia tapi di akhirat. Bila kita telah berdoa tetapi tidak dikabulkan di dunia, jangan pula kita berprasangka buruk kepada Alloh. Yakinlah Alloh pasti akan mengabulkan di akhirat dengan balasan yang seribu kali lipat lebih banyak dari apa yang kita minta, inilah yang disebut investasi akhirat. Investasi akhirat nilainya lebih tinggi dibanding dengan semua pemberian Allah di dunia. Pemberian Allah di akhirat bersifat abadi dan selamanya sedangkan pemberian Allah di dunia hanya sementara. Segala sesuatu di dunia ini seperti sewa yang akan kita tinggalkan bila seseorang sudah pindah dari dunia ke alam kubur. Rumah yang mewah, mobil yang indah, suami yang gantheng atau isteri yang cantik akan ditinggal saat seseorang mati dan yang dibawa hanyalah seluruh investasi akhirat. Bagaikan kita akan bepergian ke suatu kota “Jakarta” tentu saja kita akan mempersiapkan segala sesuatu bekal mulai dari uang hingga makanan yang akan kita makan, itulah orang yang sadar bahwa hidup ini perjalanan. Persiapan bekal perjalanan inilah yang disebut investasi dan yang harus diutamakan dalam mengarungi bahtera kehidupan. Jangan sampai kita tidak punya tabungan akhirat sehingga kita perjalanan pulang ke akhirat tanpa bekal apa-apa dan tersiksa. Wallahu a’lam bi-shawab.

 




Back to Top